Museum Kereta Keraton Ngayogyakarta

museum kereta jogjakarta

Museum Kereta Keraton Ngayogjakarta merupakan destinasi wisata yang cukup populer di Yogjakarta. Bangunan bergaya arsitektur Jawa ini berisikan peninggalan kereta atau alat transportasi yang pada zaman dulu digunakan sebagai kendaraan para sultan untuk berbagai keperluan dan untuk mengiringi upacara-upacara yang diselenggarakan hingga sekarang di lingkungan Keraton Yogyakarta.

Museum yang dirintis pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwana VII ini terletak di sebelah sisi barat daya Alun-Alun utara di jalan Rotowijayan. Museum yang memiliki 23 koleksi kereta ini juga mempunyai ritual khusus yang menarik banyak wisatawan untuk datang, yaitu sebuah ritual Jamasan atau upacara penghormatan, dimana para abdi dalem akan melakukan proses memandikan, memberi “makan” dengan sesajian, dan mendoakan kereta yang ada di museum ini.

Jenis kereta yang ada di museum ini adalah kereta kuda beroda dua dan empat yang tidak tertutup atap, dan kereta kuda beroda empat yang tertutup atap yang pada sisi sebelah kiri dan kanannya tertutup jendela, yang paling terkenal adalah Kereta Kanjeng Nyai Jimat yang biasa digunakan untuk trasnportasi sehari-hari oleh Sri Sultan Hamengku Buwana I-III dan kereta Kyai Roto Praloyo, yang digunakan untuk mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir. Uniknya penyebutan nama “Kanjeng” atau “Kyai” pada kereta ini dilakukan sebagai tanda penghormatan kepada kereta kuda tersebut.

Bagi kalian yang tertarik melihat prosesi acara Jamasan, bisa datang pada Selasa Kliwon atau Jumat kliwon pertama tiap bulan Suro (bulan dalam kalender Jawa) di Gedong Pusaka dan di Museum Kereta Yogyakarta, tempat dimana biasanya proses acara Jamasan ini dilakukan. Museum ini dibuka untuk pengunjung setiap hari kecuali hari raya, mulai dari jam 9 pagi sampai jam 4 sore jadi jangan sampai datang terlambat ya!

Harga Ticket

Rp. 5.000/orang (dikenakan biaya tambahan Rp. 1000 jika mengambil foto)

Photo Gallery