Kampung Warna-Warni Desa Jodipan

kampung warna warni

Berwisata ke kota Malang kali ini sangat unik karena terdapat salah satu kampung yang disebut kampung  warna-warni di desa Jodipan, Malang, Jawa Timur. Desa yang dihiasai lebih dari 10 warna cat di setiap dinding hingga atapnya ini sering dijadikan spot berselfie oleh para wisatawan.

Dulunya kampung ini dikenal kumuh, sanitasi warga yang masih kurang, dan kurangnya kesadaran warga kampung untuk membuang sampah pada tempatnya sehingga lebih banyak yang membuang sampah di sungai. Atas dasar inilah kemudian beberapa mahasiswa Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang yang tergabung dalam komunitas Guyspro menggagas kampung warna dan membuat kampung Jodipan ini sebagai tempat pariwisata.

Lokasi yang sering dijadikan tempat berswafoto di kampung ini adalah jembatan embong brantas, tembok dinding warna-warni, lorong payung, topi petani, dan t-rex 3 dimensi, pagar reggae dengan pemandangan di depannya, tangga warna-warni, lapangan di sekitar dan pemandangan di tepi sungai.

Kampung yang beralamat di Desa Jodipan RT. 06 RW. 02, kecamatan Blimbing, kota Malang ini tepat berada di bawah jembatan rel kereta api dan pasar loak di kota Malang. Karena dekatnya dnegan kreta api kalian hanya perlu berjalan kaki sejauh 500 meter saja.

Berapa sih harga tiketnya? Pasti mahal ya? Tidak kok! Karena harga tiket masuknya cuman Rp.2.000 per orang. Yang paling baru dari tempat wisata Kampung Warna-wani ini adalah jembatan kaca Ngalam Indonesia yang menghubungkan kampung warna-warni dengan kampung Tridi, yang mirip seperti jembatan Zhangjiajie, China. Jembatan ini juga seakan memacu adrenalin para wisatawan yang datang.

Kampung Tridi di seberang jembatan kaca ini mengikuti jejak kampung warna dengan menyulap kampungnya dengan warna-wani cat yang cerah. Disebut kampung tridi karena ada satu yang paling ikonik dari kampung ini, yaitu adanya lukisan 3D yang juga menarik dijadikan spot untuk berfoto, mau coba? Buruan datang kesini hehe..

Harga Ticket

Rp. 2.000

Photo Gallery