Candidasa

Candi Dasa

Ketika pertama kali mendengar nama Candidasa, Saya pikir tempat wisata yang satu ini merupakan nama sebuah candi seperti yang ada di Pulau Jawa. Tapi ternyata Candidasa merupakan nama sebuah obyek wisata pantai yang ada di Dusun Kumuh, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem. Lokasinya berada di tepi jalan raya antara Samarapura dan Amlapura. Kalau dari kota Denpasar, bisa ditempuh dengan waktu ±90 menit ke arah Timur. Karena lokasinya tepat di sisi jalan raya, banyak para wisatawan maupun mereka yang sedang melakukan perjalan jauh menjadikan Candidasa sebagai tempat peristirahatan.

Tepat ketika melewati pintu masuk, pemandangan laut lepas dengan airnya yang biru sudah ada di depan mata. Semilir angin pantai yang cukup lembut pun meyambut kedatangan setiap pengunjungnya. Tak jauh berbeda dengan pantai yang ada di kawasan Bali Utara, pantai ini juga berpasir hitam dengan airnya yang jernih. Meski berpasir hitam, namun pantai yang ada di belakang resort di sisi barat memiliki pasir putih. Karena sebagai tempat peristirahatan, di kawasan pantai pun berjajar beberapa pedagang makanan dan beberapa gazebo di sisi pantai. Selain itu, juga terdapat beberapa resort maupun hotel dengan fasilitas yang bervariasi di kawasan pantai.

Dari pantai ini juga terlihat pulau-pulau kecil yang ada di Teluk Amuk seperti Gili Tepekong, Gili Biaha dan Gili Mimpang. Menurut informasi yang kami terima, pulau-pulau kecil tersebut menawarkan pengalaman menyelam yang menakjubkan. Namun, para pemandu penyelaman di sana sering mengingatkan agar para penyelam selalu berhati-hati. Karena arus di tempat penyelaman cukup kuat dan agak sulit untuk diperkirakan kehadirannya. Sehingga ada beberapa tempat khusus yang dinyatakan sebagai kawasan berbahaya, apalagi bagi penyelam pemula.

Sedangkan tentang asal-usul nama Candidasa sendiri belum ada catatan pastinya. Namun menurut salah satu cerita yang beredar dimasyarakat, nama Candidasa terinspirasi dari sebuah patung yang berada di dekat lingga. Patung tersebut dikenal dengan nama Patung Hariti yang dikelilingi oleh 10 anak. Dewi Hariti dipercaya memberikan berkah kemakmuran dan kesejahteraan bagi siapa saja yang bersembahyang disana.

Photo Gallery