Limun & Sirup Kawista Cap Dewa Burung

Limun & Sirup Kawista Cap Dewa Burung

Buah Kawista, pernahkan Anda mendengar nama buah tersebut? Mungkin sebagian dari kita jarang atau bahkan mungkin belum pernah mendengarnya. Buah kawista merupakan salah satu jenis buah yang cukup langka di Indonesia. Bentuknya bulat dengan warna kulit seperti buah melon, agak hijau kecokelatan dan berkerak-kerak kasar. Kulit buahnya cukup keras, kalau matang warnanya berubah menjadi cokelat agak kehitaman. Orang jaman dulu biasa menikmati buah ini dengan cara mengeruk daging buahnya kemudian dicampur dengan gula pasir. Meski terbilang buah langka, tapi di daerah Rembang dan sekitarnya masih terdapat pohon kawista yang cukup banyak. Oleh karena itu, kota Rembang dikenal sebagai produsen sirup kawista yang sudah menjadi salah satu oleh-oleh khas dari kota Rembang. Kalau sebelumnya Saya bersama tim wisatakuliner.com sudah menikmati kuliner khas Rembang, sekarang saat bagi kami untuk mencari lokasi sirup kawista diproduksi.

Pencarian yang kami lakukan kali ini tidak terlalu sulit, karena salah satu produsen sirup kawista yang sudah berdiri sejak tahun 1925 berada di Jl. Diponegoro No. 45, Rembang. Selain lokasinya yang berada di jalur utama, sign board yang terpasang di tepi jalan raya juga cukup besar, sehingga lebih memudahkan kita untuk menemukan lokasinya. Mungkin hari ini kami memang sangat beruntung, karena kebetulan pemiliknya juga sedang berada dilokasi, meskipun sebelumnya memang belum membuat janji. Biasanya Bpk. Pujiono sebagai pemilik generasi ke-3 ini berada di kota Semarang, Beliau ke kota Rembang hanya sesekali saja.

Dari informasi yang kami terima dari Beliau, pada awalnya usaha ini dirintis dengan menghasilkan limun dengan merek Cap Jago. Kemudian pada tahun 1952, baru terciptalah sirup kawista dan mereknya berubah menjadi Cap Dewa Burung yang sekarang ini kita kenal dan menjadi produk prioritasnya. Sedangkan untuk limunnya sendiri juga masih diproduksi hingga sekarang. Sempat ada kesalahpahaman pada saat membahas tentang limun ini. Pada awalnya Saya mengira bahwa limun yang dimaksud adalah jenis minuman hasil olahan buah lemon. Tapi Saya juga bingung, kenapa di dalam kiosnya hanya terdapat produk-produk olahan buah kawista. Setelah ditelusuri, ternyata limun merupakan sebutan untuk semua jenis minuman bersoda pada jaman dahulu. Harap maklum saja, karena selama ini Saya tidak pernah mendengar kata itu sebelumnya.

Berlanjut lagi dengan sirup kawista, bagi orang yang baru pertama kali mencoba sirup ini mungkin akan merasa sedikit aneh. Karena rasanya memang unik, legit dan aromanya harum menyengat hampir mirip dengan rasa candy jaman dulu, namun setelah mencoba beberapa kali jadi menyukainya. Itu pendapat salah satu rekan dari tim kami yang sekarang ini sering meminumnya, tapi kalau Saya sendiri lebih menyukai limunnya. Rasa uniknya lebih memberi kejutan dengan perpaduan sodanya, selain itu rasanya lebih nikmat dalam keadaan dingin. Kemasannya yang mini, jadi lebih praktis kalau dibawa kemana. Tapi sayangnya, limun ini hanya bisa bertahan sekitar satu bulan saja setelah proses pembuatan. Sedangkan untuk sirup kawista sendiri bisa bertahan hingga 1 tahun setelah proses produksi.

Untuk kemasan sirup kawista di bagi menjadi 2 macam, ada yang kemasan botol kaca dan kemasan botol plastik yang biasanya dikemas dalam tas kecil berisi 2 botol. Kalau ingin menjadikan sirup kawista sebagai oleh-oleh, lebih recommend yang kemasan botol plastik, selain lebih menarik juga lebih aman bila dalam perjalanan jarak jauh. Sedangkan untuk produk limun, ada yang botol kaca dan ada juga yang botol plastik dengan ukuran yang lebih kecil. Dalam sehari biasanya produksi bisa mencapai sekitar 1000 botol. Sedangkan untuk harga jualnya sendiri juga cukup terjangkau, untuk sirup kemasan botol dibandrol 19ribu rupiah, twin pack 38.500 rupiah, limun botol plastik 5ribu rupiah dan untuk botol kaca hanya 3ribu rupiah. Bagi yang sedang menghindari rasa manis tidak perlu khawatir kalau ingin ikut menikmatinya, karena sirup kawista tersedia dalam sugar free yang dibandrol 19ribu rupiah. Selain dilokasi yang sekarang ini, sirup kawista juga bisa didapatkan dibeberapa tempat penjualan oleh-oleh, dan di Semarang juga ada cabangnya yang berada di belakang Paragon Mall.

Produk

Sirup Kawista & Limun Kawista

Photo Gallery