Kue Lumpur Muda-Mudi

Kue Lumpur Muda - Mudi

Dunia kuliner tidak hanya berisi tentang makan berat saja, namun jajanan (camilan) juga termasuk ke dalamnya. Setelah singgah ke beberapa depot dan warung makan di daerah Sidoarjo, Saya bersama tim wisatakuliner.com menuju ke jalan Hangtuah untuk mencicipiti kue lumpur muda-mudi yang sudah cukup terkenal bagi warga Sidoarjo dan Surabaya. Lokasinya cukup mudah untuk ditemukan, tepat berada di sebuah pertigaan dan di sebelahnya terdapat sebuah gang kecil di Jl. Hangtuah, gang II. Dari luar sudah terlihat jelas kesibukan yang ada di dalamnya, karena proses pembuatan kue lumpur ada di teras depan. Dan itu merupakan sebuah tanda yang membantu kita untuk lebih cepat menemukannya. Di bagian depan, bapak-bapak itu sedang sibuk mencetak kue lumpur, sedangkan di dalam terlihat seseorang yang sedang sibuk mengemas kue lumpur.

Jika Anda berencana datang ke tempat ini untuk membeli kue lumpur dalam jumlah banyak, silahkan saja bersiap-siap untuk kecewa. Meski mereka tidak ada hentinya dalam mencetak kue lumpur, namun semuanya sudah ada yang memesannya. Ketika kami datang, semua kegiatan berjalan begitu cepat, mulai dari yang menuangi adonan, menutup adonan dengan wadah yang berisi arang dan mengemasi kue-kue itu. Dan disana, tepatnya di sebuah jendela kaca ada kertas putih yang bertuliskan “Maaf Kue Lumpur Belum Ada”. Tapi karena sudah terlanjur tiba dilokasi, dengan sedikit agak ragu kami berniat membeli kue lumpur hanya 20 buah saja. Tapi sang Ibu dengan ramah sambil terus membungkus kue lumpur berkata “ maaf, kue lumpurnya belum ada …”. Tapi kami tidak mau menyerah begitu saja, setelah ngobrol sebentar, akhirnya kami bisa mendapatkan kue lumpur walau hanya 10 buah saja. Tak lama kemudian, ada pembeli yang datang dan ingin membeli 10 buah kue lumpur, dan jawaban sang penjual pun tidak jauh berbeda. Kelihatannya pembeli yang satu ini sudah cukup sering datang, tapi pembeli itu tidak mau menyerah begitu saja. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya pembeli itu bisa mendapatkan kue lumpur walaupun jumlahnya hanya 3 buah saja.

Kue lumpur ini memang salah satu makanan khas kota Sidoarjo maupun Surabaya dan ternyata kue lumpur ini sudah ada sebelum terjadinya Lumpur Lapindo di Sidoarjo. Jadi dinamakan kue lumpur bukan pengaruh dari peristiwa Lumpur Lapindo, melainkan karena kue ini memiliki isi yang berbentuk seperti lumpur yaitu teksturnya yang agak lembek ditengah dan meleleh di mulut ketika dimakan. Disini tersedia dua pilihan kue lumpur, yaitu kue lumpur yang biasa dan kue lumpur kelapa, soal rasa sama saja enaknya tinggal tergantung selera saja. Menurut Bu Lilik sebagai pemiliknya, usahanya ini sempat menurun cukup drastis akibat peristiwa Lumpur Lapindo Sidoarjo. Namun keadaan tersebut tidak berlangsung lama dan sekarang beliau sering kebanjiran pesanan. Sehingga para pembeli yang datang langsung untuk membeli dalam jumlah banyak belum tentu bisa dilayani. Jadi lebih baik pesan terlebih dahulu sebelum Anda datang ke tokonya. Selain kue lumpur, disana juga menjual pastel, lumpia, pie buah dan beberapa jenis jajanan lainnya. Biasanya para pembeli yang datang atau yang memesan hanya dilayani mulai jam setengah 7 pagi sampai jam 5 sore setiap hari kecuali hari Senin karena setiap Senin libur.

Produk

Kue Lumpur

Photo Gallery