Enting2 Gepuk Klenteng & 2Holo

Ting2 cap klenteng

Kalau berbicara soal enting-enting, pasti kita akan teringat dengan ting-ting garuda yang dibungkus dalam wadah plastik kecil seperti permen. Namun enting-enting yang dimaksud disini adalah Enting-enting Gepuk Klenteng & 2 Hoolo yang menjadi salah satu oleh-oleh khas dari kota Salatiga. Enting-enting ini bisa dengan mudah didapatkan di kota Salatiga, terutama jika memasuki pertokoan di kawasan Klenteng Hok Tek Bio yang ada di Jl. Let. Jend. Sukowati, Salatiga. Karena kami dari tim wisatakuliner.com ingin mencari lokasi pabrik pembuatan Enting-enting Gepuk Klenteng & 2 Hoolo untuk menyaksikan proses pembuatannya, sehingga pencarian alamatnya pun dimulai. Dalam masa pencarian alamat produksinya, kita cukup merasa kesulitan, karena tidak semua orang yang kami temui dikawasan tersebut mengetahuinya. Dan setelah bertanya kebeberapa warga sekitar, akhirnya kami bisa menemukan alamat Enting-enting Gepuk Klenteng & 2 Hoolo diproduksi.

Setelah memarkir kendaraan di tepi Gunn Tailor Jl. Kali Peringgin, kami melanjutkan perjalan menuju Jl. Kali Bodri no. 37, Salatiga. Ternyata tepat di sebuah rumah paling ujung di kanan jalan, Enting-enting Gepuk Klenteng & 2 Hoolo diproduksi. Rumah bercat biru tersebut sangat sederhana, kalau dilihat dari luar, mungkin orang tidak akan mengira bahwa dari rumah itulah enting2 gepuk berasal. Setelah masuk ke dalam, kami bisa melihat para pegawai yang sedang sibuk dengan tugasnya masing-masing. Ada yang sedang menggepuk-gepuk bahan dasar pembuat enting-enting, ada yang sedang mencetaknya menjadi bentuk prisma segitiga sama sisi menggunakan cetakan kemudian memotong-motongnya, ada yang sedang membungkusnya dengan kertas dan ada juga yang mengemasnya ke dalam plastik.

Menurut informasi yang kami peroleh dari Ibu Dwi Agustina sebagai penerus usaha generasi ke-3, ternyata usaha pembuatan Enting-enting Gepuk Klenteng & 2 Hoolo ini pertama kali dirintis oleh Khoe Chong Hok. Kemudian diteruskan oleh anak-anak Beliau hingga sekarang dikelola oleh Ibu Dwi bersama saudaranya. Biasanya enting-enting yang berasal langsung dari pabrik produksi ini disuplai ke beberapa pertokoan di kawasan Salatiga dan sebagian besar dikirim ke Jogja dalam partai besar. Namun jika ada pengunjung yang ingin membeli dalam kemasan kecil atau sedang, juga akan dilayani dengan senang hati. Untuk kemasan kecil berisi 10 biji dibandrol dengan harga 4ribu rupiah, sedangkan untuk kemasan besar berisi 5 bungkus kemasan kecil (@10 biji) dibandrol dengan harga 18ribu rupiah.

Enting-enting yang terbuat dari kacang, gula, gulali dan air ini masih layak untuk dinikmati selama 6 bulan setelah proses pembuatan. Tapi kalau ingin benar-benar menikmati kelezatan yang sesungguhnya, kita bisa mencoba yang baru selesai diproduksi. Bagian luarnya utuh dan lembut ketika digigit, sedangkan dari dalamnya akan terasa kacang manis gurih yang remuh-remuh halus saat dikunyah. Jika dibandingkan dengan yang sudah melewati 24 jam, taste crunchy sedikit berkurang, meski sama-sama nikmat. Kalau kita ingin menikmati enting-enting yang baru saja diproduksi, kita bisa mendatangi lokasinya mulai dari jam 6 sampai jam 5 sore setiap hari. Untuk akses termudah menuju lokasi ini, cari saja Hotel Beringin Salatiga, tepat di seberang hotel ada sebuah jalan yang mengarah ke Jl. Kali Peringgin. Setelah bertemu dengan Gunn Tailor, masuklah ke dalam sebuah gang menuju Jl. Kali Bodri.

Produk

Enting-enting Gepuk Klenteng & 2Hoolo

Photo Gallery