Warung Nasi Bancakan

Kalau mendengar orang berbicara dengan menggunakan kata “teh” atau “mah” pasti langsung terpikir orang Sunda. Ya, memang itu ciri khas dari orang Sunda. Teringat orang Sunda jadi teringat Bandung. Bisa dibilang Bandung merupakan tempat wisata kuliner yang tak pernah sepi dari wisatawan. Karena banyak sekali makanan tradisional khas Sunda yang patut dicoba. Salah satu rumah makan yang menawarkan berbagai macam makanan khas Sunda adalah Warung Nasi Bancakan. Meski namanya warung nasi, sesungguhnya ini bisa dibilang rumah makan atau restoran. Karena tempat ini tidak sesempit warung pada umumnya.

Warung Nasi Bancakan ini terletak di Jl. Trunojoyo No. 62 Bandung, bersebelahan dengan resto Sambara, berjarak sekitar 300 meter dari Gedung Sate. Disini akan sangat terasa sekali nuansa tempo dulunya. Dimulai dari pilihan menunya yang memang sudah sangat jarang sekali ditemukan diluaran sana sampai peralatan makan yang digunakan pun jadul banget. Peralatan makan yang terbuat dari enamel dan ngetrend sekitar tahun 70-an.

Warung makan ini memang mengusung konsep Serba Kampung. Bahkan kita tidak akan dilayani oleh pramusaji yang datang membawa menu, kemudian datang lagi membawa makanan yang telah dipesan. Disini semua serba prasmanan. Kita bebas memilih lauk pauk kesukaan kita yang sebelumnya memang sudah disediakan di baskom-baskom jadul bermotifkan bunga-bunga. Mungkin karena ini pula nama tempat makan ini mengandung kata Bancakan, yang artinya makan bersama atau syukuran.

Pilihan lauk pauk yang ditawarkan seperti ceos kacang merah, gejos cabe hejo, hampas kecap, tumis lember, tumis kadedemes, tumis suung dan masih banyak yang lain. Untuk minuman bisa pilih menu Es Kopi Nyereng yang merupakan kopi hitam dengan susu kental manis, dibanjur air soda dan es. Atau bisa juga mencoba Bandrek minuman khas Sunda yang berbahan dasar Jahe. Selain itu ada juga es goyang, es goyobod, es cincau hijau dan banyak yang lainnya.

Rumah makan yang buka pada pukul 09.00 – 22.00 WIB (hari biasa) dan 06.00 – 22.00 WIB (hari minggu) mematok harga dimulai dari Rp 1.500 – Rp 8.000 untuk semua jenis makanan khas Sunda yang disediakan. Tidak ketinggalan pula ada Kue Balok, yaitu kue jadul yang mirip dengan pukis, tetapi uniknya langsung dimasak di tempat dengan menggunakan arang (atas dan bawah).  Wah, kehangatan kuenya karena baru matang benar-benar pas untuk menjadi penutup makan kita di Warung Nasi Bancakan.

Menu Utama

Makanan Khas Sunda (Rp 1.500 – Rp 8.000)

Photo Gallery