Warung Men Runtu Sanur

warung men runtu

Spot wisatakuliner.com berlabuh saat ini adalah sebuah warung makan yang terkenal dengan rujaknya yang super pedas. Recomended nih buat kalian pecinta makanan pedas. Di tengah suhu udara yang dingin menusuk tulang dan cuaca yang mendung gelap tapi nggak turun-turun hujan *syukur doa kami dikabulkan* wisatakuliner.com merapatkan kendaraan di area parkir yang sudah disediakan. Gila ramenya! Sampai-sampai harus rela mengantre untuk bisa menikmati rujak pedas yang sering banget meramaikan dunia padepokan instagram akhir-akhir ini. Buat kalian pecinta rujak, saat berada di Bali belum afdol rasanya kalau belum mampir ke warung Men Runtu. Selain rujak, warung ini juga nawarin beberapa menu lokal Bali yang khas dan jarang ditemuin di luar Bali tapi tetep menggugah selera lho, Penasaran? Dari pada penasaran mending langsung datengin aja lokasinya di Jalan Sekuta no. 32 C, Sanur, Denpasar. Warung yang sering ramai pembeli ini, buka mulai pukul 12.00-21.00 Wita. Jadi cocok banget jadi salah satu pilihan tempat makan siang kalian.

Kalau soal rujak, yang jadi jagoan disini adalah rujak kuah pindang sere metunu (terasi yang dibakar). Rujak yang beranggotakan variasi irisan buah segar seperti: mangga muda, kedongdong, bengkuang yang diguyur dengan kuah kaldu pindang yang sebelumnya sudah diolah bersama cabai merah, gula pasir dan sere metunu menjadikan rujak racikan dari Warung Men Runtu ini sangat khas dan segar. Rujak kuah pindang? Iya ini rujak khas di Bali, dimana kuah rujaknya itu olahan dari air rebusan pindang. Nggak perlu takut asin karena setelah diolah jadi rujak, rasanya dijamin bikin kamu nahan iler. Hehe…

Sama seperti rujak kuah pindang sere metunu, yang menjadi primadona selanjutnya adalah rujak bulung boni. Apalagi sih rujak bulung boni ini? Bulung atau rumput laut menjadi bahan dasar rujak ini. Dengan aroma wangi dari parutan kelapa, lengkuas, dan jeruk limau siap memanjakan indera penciuman dan membuai lidah siapa saja yang menyicipinya. Tekstur bulung boni ini kenyal-kenyal dan lembut ditambah rasa gurih dari parutan kelapa dan kuahnya perlu kalian coba. Bagi kalian yang bosen dengan rujak juga nggak perlu khawatir karena ada menu lain yang bisa kalian request sendiri kadar pedasnya seperti tipat cantok, plecing kangkung, kuah base genep, soto dan menu lainnya yang nggak kalah enaknya apalagi jika ditambah dengan minuman pendamping seperti es daluman. Yuk mampir, guys!

(Nob, Juli 2017)

Menu Utama

Rujak, Tipat (10.000-12.000), Minuman (Rp. 6.000-Rp. 7.000)

Photo Gallery