Soto Selan

Soto juga menjadi salah satu makanan favorit di Semarang, apalagi Soto Selan yang sudah banyak dikenal warga. Warung Soto Selan ini sudah mulai dirintis sejak tahun 1955 yang berlokasi di jalan Depok No 360, Semarang. Warung ini tampak sederhana dan ruangannya pun tidak begitu luas. Tapi bangunan kuno berlantai dua ini begitu akrab bagi pelanggan setia soto selan selama berpuluh-puluh tahun. Pelanggannya pun dari berbagai kalangan, mulai dari sepeda motor hingga mobil mewah parkir berjajar di pinggiran jalan Depok. Hingga kini sudah dikelola oleh gerenasi ketiga.

Untuk penyajiannya, seporsi berisi nasi putih, taoge rebus, irisan seledri, suwiran daging ayam dan taburan bawang putih goreng. Rasa kaldunya terasa sekali dalam kuah soto yang bening. Jika terlalu besar, juga tersedia porsi setengah dalam mangkuk  yang lebih kecil. Untuk mebuat kaldu dan daging ayam gurih, kedai ini hanya menggunakan ayam kampung dan itupun hanya yang betina. Konon, kaldunya lebih gurih dan dagingnya pun lebih empuk dibanding yang jantan.

Ditempat ini juga menyediakan sate telur puyuh, sate kerang, sate kulit ayam, otak sapi, ayam goreng, tempe goreng, perkedel dan hati ampela untuk lauk tambahan yang bisa kita pilih. Untuk cita rasa pedas ada dua pilihan sambal. Yang murni pedas bisa mencoba sambal merah, dan pedas manis bisa memilih sambal kecap. Satu lagi menu khusus yang juga tersedia yaitu telur pindang menghitam dan berminyak. Bumbu pindangnya meresap hingga ke dalam kuning telur. Tapi bagi pengunjung baru, menu ini malah dikira telur basi. Untuk mengantisipasinya, disediakan pindang telur yang warnanya biasa. Kedai ini mulai melayani pelanggannya setiap hari sejak jam setengah 7 pagi sampai jam 2 siang saja.

 

Menu Utama

Soto (Rp. 5.000)

Photo Gallery