Soto Kuning Pak Yusup

Siapapun kalau membicarakan tentang topik kuliner pasti langsung semangat 45, tapi kebanyakan jadi lebih pemilih soal rasa meskipun tidak terlalu pintar memasak. Dengan menikmati kuliner nusantara, selain mendapat kepuasan dan penambahan cita rasa, kita juga ikut melestarikan warisan kuliner dari nenek moyang. Nah bagi para penikmat kuliner atau para pelancong seputaran Jabodetabok pasti sudah tahu Gang Aut di Kota Bogor. Gang Aut yang merupakan sebuah lorong yang letaknya persis di titik akhir Jl. Suryakencana dan menjadi titik awal Jl. Siliwangi.

Kawasan Jl. Suryakencana, Gang Aut dan Jl. Siliwangi merupakan salah satu pusatnya kuliner di Kota Bogor. Hampir semua makanan dan jajanan khas Kota Bogor bisa ditemukan di daerah ini, mulai dari pagi hingga tengah malam. Dan disini juga ada beberapa tempat yang menjual makanan non-halal atau mengandung b2, bagi yang muslim pintar-pintar memilih ya? Terlepas dari aneka macam jajanan dan makanannya, kali ini kita akan menikmati soto kuning yang khas dari Bogor.

Ada dua tempat penjual soto di daerah ini yang menggunakan nama serupa, ada yang di dekat BII dan satunya lagi di dekat BCA. Nah, soto kuning yang ada di dekat BCA ini yang paling diantri banyak orang, mulai dari pejalan kaki sampai BMW. Dari jarak yang cukup jauh, kita sudah bisa melihat sebuah gerobak dorong yang dilengkapi dengan beberapa kursi di salah satu sisi trotoar jalan yang dikerumuni para pembeli. Di gerobaknya tertulis “Soto Kuning Pa Yusup” dengan cukup jelas, lengkap dengan alamat dan nomor telefonnya.

Dari informasi yang kami terima, Pak Yusup mulai berjualan sejak tahun 1970-an. Pada awalnya beliau menjajakan dagangannya dengan cara berkeliling menggunakan pikulan. Dan pada tahun 195-an beliau mulai mangkal dan menetap menggunakan gerobak dorongnya di Jl. Suryakencana Gg. Aut hingga sekarang ini. Untuk isian sotonya bisa dipilih sesuai selera, ada daging, usus, hati, babat, limpa, paru, otak, lidah dan juga kikil. Dan isiannya ini tersedia dalam 2 pilihan, ada yang digoreng dan dibumbu kuning.

Harga perpotongnya dibandrol mulai 6ribu sampai 8ribu rupiah, biasanya yang digoreng sedikit lebih mahal. Biasanya 2-3 potong saja sudah cukup untuk isiannya, tapi tergantung kapasitas perut kita masing-masing. Karena rasa penasaran yang menggelitik, porsi campur yang menjadi pilihan. Setelah pesanan sudah di tangan ternyata porsinya lumayan banyak, kuah kuningnya yang cukup kental terasa gurih dan kaya akan rempah. Belum lagi daging dan jerohan gorengnya yang cukup garing, biar lebih nikmat lagi tambahkan sambal, perasan jeruk nipis dan sedikit kecap manis. Pantas saja banyak yang rela mengantri meskipun harganya lumayan juga untuk sekelas pedagang kaki lima, bahkan ada yang sampai lebih dari 20ribu untuk seporsi, tapi banyak juga yang membeli untuk dibawa pulang.

Menu Utama

Soto kuning (Rp. 6.000 – Rp. 20.000)

Photo Gallery