Sate Ayam Blora Pak Teguh

Sate ayam merupakan salah satu menu yang bisa kita jumpai dengan sangat mudah, mulai dari daerah pedesaan hingga kota-kota besar. Kalau pada umumnya kita menjumpai para pedagang sate ayam khas Madura, tapi di daerah Blora memiliki sate ayam khas kota ini sendiri. Dalam perjalanan kuliner tim wisatakuliner.com kali ini, kami singgah ke salah satu penjual sate ayam khas Blora yang berlokasi di Jl. Pemuda No. 25, Blora. Untuk menemukan lokasinya tidak terlalu sulit, karena berada di jalur utama kota Blora. Kalau kita dari arah Bojonegoro menuju kota, warungnya ada di sebelah kanan jalan. Dekat juga dengan Toko Wesi Aji dan OPTIK SENTRAL Blora.
Ketika kami tiba di kota Blora, jam sudah menunjukkan pukul setengah 10 malam. Meski berada di jalan utama kota, tapi kebanyakan ruko maupun kios-kios sudah banyak yang tutup. Begitu juga dengan Warung Sate Ayam Blora Pak Teguh yang kami singgahi, beberapa pegawainya terlihat mulai berkemas. Meskipun disana masih terlihat beberapa pembeli yang sedang menunggu pesanan. Warungnya yang sederhana terlihat sudah cukup tua, dinding putihnya sudah cukup kusam hingga berwarna kuning kecokelatan. Ukurannya cukup luas, di dalamnya terdapat 3 buah meja panjang dan sebuah meja ukuran sedang. Sekitar 20 pengunjung kemungkinan besar bisa tertampung di dalamnya.
Mungkin karena kami tiba pada detik-detik terakhir, sehingga kami tidak perlu menunggu terlalu lama untuk dapat menikmati satenya. Seperti yang sudah Saya katakan sebelumnya, sate ini merupakan khas dari kota Blora. Ternyata cara penyajiannya juga berbeda dari yang biasa Saya temui, disini ada 4 macam sate yang semuanya disajikan dalam sebuah piring. Masing-masing jenis ditaruh dengan arah yang saling berlawanan. Biasanya setiap jenis terdiri dari 5-7 tusuk, ada sate daging, usus, kulit dan hati ampela atau jerohan. Sate ini disajikan dengan sepiring bumbu kacang yang sangat halus dan sepiring kuah gulai. Kalau menginginkan rasa pedas, di meja sudah disediakan sambal dan juga kecap manis sebagai pelengkapnya.
Perut kami sudah keroncongan dari tadi dan semakin lapar setelah satenya disajikan, dengan segera kami langsung melahapnya. Satenya gurih dan empuk, dicocol dengan bumbu kacangnya semakin terasa nikmat. Kalau biasanya sate dinikmati bersama lontong, untuk kali ini kami lebih memilih nasi putih. Sate kalau dinikmati dengan nasi putih dan gulai memang benar-benar terasa nikmat, apalagi bumbu gulainya terasa ringan. Melihat sate yang ada dipiring tinggal sedikit, tiba-tiba salah satu pegawainya langsung menambah lagi setiap jenis satenya. Tidak perlu khawatir kalau tidak bisa menghabiskannya, karena disini kita tidak harus membayar semua sate yang disajikan. Bukan berarti free juga, tapi kita cukup membayar jumlah sate yang kita habiskan saja. Untuk semua jenis satenya dibandrol dengan harga sama rata, masing-masing 1.300 rupiah. Tapi kalau kita ingin memesan satu porsi juga bisa, biasanya dalam satu porsi berisi 10 tusuk sate dan dibandrol dengan harga 13ribu rupiah.
Usaha Warung Sate Ayam Khas Blora milik Pak Teguh ini sudah dirintis oleh Beliau sekitar 22 tahun silam. Hingga saat ini masih Beliau sendiri yang mengelolanya, namun untuk pengerjaan sudah diserahkan oleh para pegawainya. Tidak kurang dari 10 ekor ayam kampung selalu dibutuhkan untuk melayani para pembelinya setiap hari. Permintaan akan meningkat hingga 4 kali lipat bila musim liburan telah tiba. Selain rasa dan cara penyajiannya yang berbeda, ternyata cara pengolahan sate khas Blora ini juga berbeda. Sebelum dagingnya dibakar, terlebih dahulu disiram dengan air panas, sedangkan untuk jenis sate yang lainnya direbus dulu sebelum dibakar. Biasanya warung sate ini sudah mulai melayani para pembelinya sejak pukul 7 pagi setiap hari. Kalau sedang melintasi kota Blora, jangan lupa menyempatkan waktu untuk menikmati sate yang satu ini.

Menu Utama

Sate Ayam (Rp. 13.000/ porsi)

Photo Gallery