Rumah Sumsum

Masih melanjutkan acara kuliner di Kota Bogor, suasananya yang dingin dan menyegarkan membuata kami betah untuk berlama-lama di kota ini. Pada kesempatan trip kuliner kali ini, tujuan selanjutnya ada Rumah Makan Sumsum yang berlokasi di Jl. Lawang Gintung No. 21, bogor. Untuk sampai ke lokasi yang dimaksud, kita bisa ambil arah dari Terminal Baranangsiang belok ke kiri melewati Jl. Raya Pajajaran hingga sampai pertigaan belok ke kiri menuju Jl. Otto Iskandardinata. Kemudian belok kiri (pada pertigaan besar sebelum bundaran) menuju Jl. Surya Kencana lurus terus sampai melewati Jl. Siliwangi. Sebelum sampai di bundaran (Jl. Siliwangi, Jl. Pajajaran & Jl. Tajur) ada pertigaan, belok ke kanan menuju Jl. Lawang Gintung. Posisi rumah makannya ada di sebelah kanan jalan dan tidak terlalu mencolok, yang pasti setelah melewati jembatan. Bisa juga lewat daerah Stasiun Batutulis, jaraknya lebih dekat meskipun agak memutar sedikit.

Setelah menemukan rumah makan yang didominasi dengan warna hijau ini, rasanya cukup melegakan. Area parkir maupun ruangannya cukup besar, sekitar ±100 pengunjung bisa tertampung dalam ruangan yang semi terbuka ini. Di salah satu sudut terlihat beberapa figura yang berisikan foto beserta tanda tangan para selebritis yang sudah pernah bertandang ke Rumah Sumsum. Wah, jadi tambah penasaran ingin segera mencicipi kelezatannya.

Sesuai dengan namanya, Rumah Sumsum ini menyajikan aneka hidangan yang berasal dari sumsum, baik sumsum sapi atau kambing. Sup sumsum sapi yang  paling populer di kalangan pembeli menjadi menu utama, sumsum goreng dan nasi bakar sumsum juga menyusul daftar berikutnya. Setelah semua pesanan tersaji di atas meja, aromanya begitu menggoda. Penampakan sop sumsumnya langsung menyita perhatian, sepotong tulang sapi ukuran besar dengan sumsum yang masih utuh di dalamnya disajikan langsung dalam mangkuk beserta kuah sop lengkap dengan sayurannya. Ini tulang sapinya yang terlalu besar atau mangkuknya yang terlalu kecil? Sampai tidak muat seperti itu. Di dalam mangkuk juga juga dilengkapi dengan sebuah sendok kecil panjang dan sedotan, digunakan untuk menyruput sumsumnya yang lembut dan kuahnya juga gurih.

Berlanjut ke nasi bakar sumsum, disajikan di atas piring dengan potongan bawang merah, cabai merah dan sambal kacang. Ketika daun pisang yang menjadi pembungkusnya dibuka, aromanya harum dan khas. Nasi yang terlihat berminyak terselipi sumsum lembut di bagian tengahnya, setelah disantap rasanya pandangan mata jadi terang benderang. Karena sensasi pedas yang berpadu dengan bumbu rempah yang pas dan kelembutan sumsumnya. Sedangkan untuk sumsum goreng, sumsumnya dipadukan dengan bahan-bahan dan adonan lain sehingga terasa seperti nugget. Semua sajiannya memang memuaskan perut, baik dari segi rasa maupun kapasitasnya. Untuk dapat menikmati kelezatan menu-menu ini, kita harus mengeluarkan kocek sekitar 25ribu rupiah untuk sop sumsum sapi, 13ribu untuk nasi bakar sumsum yang hot dan 20ribu rupiah untuk sumsum goreng yang gurih dan lezat.

Menu Utama

Sop Sumsum Sapi (Rp. 25.000)

Photo Gallery