Nasi Campur Ayam Men Weti – Sanur

Nasi Campur Ayam Men Weti – Sanur

Lebaran H-1, kota Denpasar mulai sepi dengan warga pendatang yang mudik ke kampung halaman. Saat-saat seperti ini lumayan sulit mencari makan, karena warung-warung yang dimiliki oleh orang-orang pendatang sudah tutup. Pagi itu wisatakuliner.com memutuskan sarapan di Nasi Campur Ayam Men Weti yang ada di Sanur, karena pemiliknya adalah orang asli Bali sudah tentu tetap buka selama Lebaran. wisatakuliner.com menuju ke warung Men Weti sekitar pukul 11.00 siang. Berharap masih buka, karena sedang musim liburan biasa lebih ramai jika dibanding dengan hari biasa. Benar juga, warung Men Weti sudah penuh dikerumuni pengunjung. Waduh bisa-bisa nggak kebagian nih, mana perut sudah nyanyi lagu keroncongan lagi.

Warung Men Weti berada di daerah Sanur, kira-kira 50 meter dari bibir pantai Sanur. Jadi setelah pagi-pagi menikmati sunrise di pantai Sanur bisa dilanjutkan dengan breakfast di warung Men Weti. Warung sederhana ini menempati sebuah petak kecil di pinggir jalan dengan tempat makan yang terbatas dan ala kadarnya, walaupun tempat makannya kecil tapi jangan ditanya jumlah pengunjung yang mengantri. Untuk menemukan warung Men Weti ini sangatlah mudah, tinggal menuju pantai Sanur dengan akses jalan disamping Mc Donald By Pass Sanur. Hanya beda satu jalan dengan warung sup ikan Mak Beng, jika kehabisan bisa langsung mengungsi untuk sarapan pagi di warung Mak Beng.

Setelah mengantri cukup lama, akhirnya tiba giliran Saya dan teman-teman mendapatkan nasi campur kami. Mari kita makan, sudah laper banget nih ditambah waktu mengantri yang lumayan. Menu yang disajikan disini dan merupakan menu satu-satunya adalah Nasi Campur Ayam, dalam seporsi nasi campur berisi nasi putih dengan lauk daging ayam, telur, usus, sayur urap ala Bali dan sambal bawang goreng tak ketinggalan sambalnya yang lumayan pedas bisa bikin bibir jadi monyong. Kalau soal rasa jangan ditanya lagi, terbukti dari antrian yang selalu panjang disini.

Pengunjung warung Men Weti tidak hanya dari penduduk lokal Bali saja tetapi banyak juga turis domestik, tak ketinggalan turis mancanegara juga ikut mengantri. Saya bertemu dengan turis Bule dan China disana, doyan juga mereka masakan khas Bali pikir Saya. Tak sedikit juga pengunjung yang membungkus nasi campur untuk dibawa pulang. Warung Men Weti buka dari jam 8 pagi hingga jam 2 siang, sayangnya seringkali jam 12 sudah ludes. Jadi kalau takut kehabisan dan malas lama mengantri datang saja lebih awal. Walaupun nasi campur ayam Men Weti ini sudah sangat ramai dan cukup terkenal, namun harga seporsi nasi campur ayam disini terbilang cukup murah

Menu Utama

Nasi Campur Ayam (Rp. 10.000)

Photo Gallery