Mie Kluntung Kapasan Pak Yanto

Mie Cemek Kluntung

Bila siang berganti malam, itu merupakan sebuah pertanda bahwa kios-kios yang hidup di siang hari akan segera digantikan dengan kehidupan kuliner malam. Pemandangan itulah yang akan kita jumpai di Jalan Kapasan, Surabaya. Salah satu kuliner yang bisa kita temui yaitu mie kluntung pak Yanto, kalau dari arah Pusat Grosir Jembatan Merah menuju Jalan Kapasan, lokasinya ada di sebelah kanan jalan. Karena menggunakan dua jalur searah yang berlawanan, maka kita harus memutar balik kendaraan kalau dari arah tersebut.

Biasanya warung tenda ini mulai buka dari jam 6 sore sampai jam setengah 11 malam setiap hari, tapi setiap tanggal 10 dan tanggal 25 tidak jualan (tutup). Secara garis besar, Mie Kluntung Kapasan Pak Yanto ini menjual tiga jenis menu utama yang masing-masing disajikan dengan cara yang berbeda. Misalnya saja untuk menu mie dan bihunnya, ada yang disajikan dalam bentuk goreng, nyemek (berkuah dengan porsi kuah sangat sedikit) dan kuah. Sedangkan untuk rasanya tentu saja berbeda pada setiap jenis penyajiannya. Selain itu, juga ada nasi goreng, nasi sayur dan nasi ayam.

Namun untuk penyajian mie nyemek yang cukup digemari para pengunjungnya, begitu juga dengan kami. Tanpa bingung-bingung memilih menu, mie nyemek pun menjadi pilihan menu kami pada malam itu. Bagi yang masih terlalu asing, mie nyemek merupakan mie rebus yang disajikan dengan kuah sedikit. Sedangkan cara memasaknya masih menggunakan arang, sehingga aromanya berbeda dan lebih menggoda. Tak perlu menunggu terlalu lama, mie nyemek pesanan kami sudah tersaji di atas meja. Kuahnya sedikit dan kental, warnanya begitu menggoda, apalagi setelah mencium aromanya yang sedap, semakin membuat perut terasa lebih lapar dari sebelumnya.

Untuk ukuran porsinya cukup besar, ukuran mienya juga lumayan besar sehingga mirip dengan lomie dengan irisan daging ayam, telur rebus dan taburan bawang goreng yang gurih. Setelah disantap, rasanya memang mantap, bumbunya berasa banget dan pas. Mungkin karena cara memasaknya menggunakan tungku dan arang, sehingga rasa dan aroma jadi lebih terasa nikmat. Untuk seporsi mie nyemek dibandrol dengan harga 13ribu rupiah, mungkin untuk standar harga mie bisa terbilang sedikit mahal. Namun kalau untuk rasa dan porsinya, Saya kira cukup sebanding dengan harga tersebut. Selain di Jalan Kapasan, kita juga bisa menikmati mie nyemek ini di ORIANA (Ruko Taman Gapura Block E-14, Citraland), Resto Park (Mayor Kertoarjo No. 110-112) dan Gudeg Bu Har (Jl. Dharmahusada 48), Surabaya.

Menu Utama

Mie Nyemek (Rp. 13.000/ porsi)

Photo Gallery