Mie Kedondong

Mie Kedondong

Masih dalam perjalanan kuliner di Kota Surabaya, kali ini kami dari tim wisatakuliner.com tiba dilokasi selanjutnya, yaitu di Warung Mie Kedondong. Eits jangan salah terka yah menu yang disajikan disini bukan mie yang dicampur buah kedondong, tapi dikenal dengan nama Mie Kedondong karena berada tepat di jalan Kedondong Lor I/ No. 7C, Surabaya. Kita harus memarkir kendaraan di tepi jalan utama kalau membawa kendaraan roda empat. Karena untuk mencapai lokasinya, kita harus masuk ke dalam sebuah gang yang hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua saja. Setelah masuk gang, kira-kira sekitar 300m dari jalan utama, kita akan sampai di Warung Mi Kedondong, letaknya ada di sebelah kiri jalan. Agak sedikit sulit menemukan lokasinya memang, tapi itulah seninya dalam berwisata kuliner, menjadi sebuah kepuasan tersendiri jika berhasil menemukan depot recommended yang lokasinya cukup nyelempit.

Kalau dilihat dari bangunannya warung makan ini terlihat sudah berdiri sejak puluhan  tahun yang lalu, dan memang warung ini sudah ada sejak tahun 1977, bertahun-tahun sebelum Saya lahir. Pilihan kami untuk mampir ke depot ini atas rekomendasi seorang teman yang menyatakan bahwa mie yang disajikan disini sesuai dengan mie kesukaan Saya. Gimana engak tambah penasaran coba mendengar kalau mie disini benar-benar enak gila, yuk capcus aja langsung masuk ke dalam buat cobain.

Depot Mie Kedondong ternyata menyediakan beberapa menu yang cukup bervariasi, ada rawon, gule sapi, variasi nasi penyet (ayam, telur, bakso, udang), siomay , bakso dan pangsit. Dan tak ketinggalan tentu saja menu andalannya yaitu Mie, menurut kabar mie yang disajikan disini dibuat sendiri dan tanpa bahan pengawet sehingga kualitasnya selalu terjaga loh. Pangsit mie ayam pun menjadi menu wajib kami dan tak perlu menunggu lama seporsi pangsit mie ayam sudah tersaji di atas meja.

Semangkuk mie tersaji dengan daun selada segar, pangsit, daging ayam dengan taburan bawang goreng yang banyak, tak ketinggalan semangkuk kuah kaldu ayam yang masih hangat. Beri sedikit kuah kaldu ayam ke dalam mie, kemudian aduk sebentar untuk meratakan bumbunya, barulah mie siap disantap. Benar kata teman Saya, mie yang disajikan di depot mie Kedondong ini sangat sesuai dengan favorite Saya. Tekstur mie-nya yang relatif kecil, tipis dan gepeng memang sangat pas dengan selera lidah Saya, ditambah lagi rasa mie-nya yang cukup gurih cenderung asin benar-benar melengkapi citra rasa kesukaan Saya. Daging ayam yang melengkapi pangsit mie cukup unik bentuknya, jika biasanya daging ayam disajikan dalam bentuk potongan dadu, disini daging ayam dicincang dengan sangat lembut sehingga lebih mirip dengan abon. Ditambah pangsit basahnya yang cukup lembut dengan adonan daging ayam sebagai isian yang tidak pelit. Sungguh pas kelezatan yan tercipta dari kerjasama antara mie dengan isian lainnya, tak lupa menyeruput kuah kaldu ayam yang sangat segar. Lidah saya hari ini benar-benar dimanjakan dan terpuaskan oleh seporsi pangsit mie ayam disini.

Untuk menikmati kelezatan pangsit mie ayam ini, kita cukup mengeluarkan kocek sebesar 11ribu rupiah saja. Sayangnya tidak setiap saat kita bisa singgah di warung makan ini, karena jam buka warung ini dibagi dalam 2 sesi. Untuk yang pertama, mulai dari jam 7 pagi sampai jam 2 siang, sedangkan yang kedua, mulai dari jam jam 4 sore sampai jam setengah 10 malam setiap hari, kecuali hari Minggu tutup. Tapi tak perlu kuatir, karena jika di diluar jam tersebut kita ingin menikmati Mie Kedondong, kita bisa singgah ke cabangnya yang berlokasi di Jalan Villa Bukit Mas RN-14 atau ke Jalan Kutai 84 A, Surabaya.

Menu Utama

Pangsit Mie Ayam (Rp. 11.000)

Photo Gallery