Garang Asam RM.Rahayu

Menu garang asam mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian orang, terutama untuk daerah Jawa Tengah, Jawa Barat atau Ibu Kota Jakarta. Ada begitu banyak warung, depot atau rumah makan yang menyediakan menu yang satu ini. Biasanya garang asam ini identik dengan irisan belimbing wuluh, tomat dan juga cabai yang kemudian dibungkus dengan daun pisang. Namun dalam beberapa versi lain, garang asam disajikan tanpa dibungkus dengan daun pisang dan juga irisan tomat atau belimbing wuluh. Seperti yang dapat kita jumpai di rumah makan Rahayu, garang asamnya juga sudah cukup dikenal hingga ke beberapa kota tetangga.

Rumah makan Rahayu berada di Jl. Basuki Rahmat 135, Tuban. Seperti kebanyakan ruko yang berada di pinggiran jalan raya, area parkirnya hanya di tepi jalan raya, antara ruko dan jalan raya hanya dibatasi oleh jalan trotoar dengan lebar kurang dari 2 meter. Bangunannya sederhana dan terlihat sudah cukup tua dengan meja kursi yang terbuat dari kayu di dalamnya. Usaha ini dirintis pada tahun 1987, tepatnya tanggal 7 July oleh Ibu Cinta Rahayu atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bu Rahayu. Sekarang ini beliau sudah berusia sekitar 78 tahun, dan sampai sekarang usaha ini masih dikelola oleh Ibu Rahayu sendiri dengan dibantu oleh beberapa karyawannya. Biasanya depot ini mulai dibuka dari jam 7 pagi sampai jam setengah 8 malam setiap hari.

Sepeti yang sudah Saya katakan sebelumnya, garang asamnya menjadi salah satu favorite para pelanggannya.Disini, garang asam disajikan dalam sebuah mangkuk yang berisi beberapa potongan ayam dengan kuah bening merah kekuningan. Tidak ada irisan tomat maupunbelimbing wuluh, hanya bawang merah yang cukup banyak dan cabai merah utuh di dalamnya. Isiannya memang sangat sederhana, tapi kalau soal rasa tidak mengecewakan. Ada rasa pedas, gurih dan juga asam yang menyegarkan, untuk rasa pedasnya lebih nyuss dari pada garang asam pada umumnya. Dagingnya empuk meskipun menggunakan ayam kampung yang biasanya sedikit alot. Menurut Ibu Rahayu, proses memasak ayamnya membutuhkan waktu sekitar 2 jam sebelum dapat dinikmati.

Selain garang asam, ayam goreng dan nasi rames ayamnya juga sering menjadi pilihan para pengunjungnya. Mungkin siang itu kami kurang beruntung, karena untuk nasi ramesnya kami hanya ke bagian lauk sambal goreng kentang, buncis, hati ampela, daging dan telur. Dan tidak lupa ada mentimun dan sambal sebagai pelengkapnya, kalau biasanya ada ayam karenya juga. Rasanya juga enak, tapi kalau Saya sendiri lebih suka dengan garang asamnya. Selain menu-menu tersebut, juga ada nasi rawon, soto ayam dan kare ayam. Sedangkan untuk minumannya ada es pudding, es tape, es sarang burung dan minuman standar warung makan pada umumnya.

Menu Utama

Garang Asam & Nasi Rames (± Rp. 15.000 – Rp. 20.000)

Photo Gallery