Gado – Gado Pak Tomo

Tak hanya nasi pecel, gado-gado yang menjadi salah satu makanan tradisional Jawa ini juga menjadi salah satu makanan yang digemari masyarakat. Selain bukan termasuk ke dalam makanan berat, gado-gado juga sangat menyehatkan mengingat komposisinya yang terdiri dari berbagai macam sayuran yang dipadukan dengan racikan bumbu rempah. Kalau salad yang juga terdiri dari berbagai macam sayuran disajikan dengan bumbu ala barat, gado-gado ini biasanya disajikan dengan lumatan bumbu kacang yang khas.

Ada cukup banyak penjual gado-gado yang bisa kita temukan dengan cukup mudah. Hampir setiap kota selalu terdapat penjual gado-gado, begitu juga jika kita sedang bertandang ke kota Madiun. Salah satu penjual gado-gado yang cukup kondang bisa kita temukan di Jl. Biliton No, 38 dengan nama Depot Pak Tomo. Dari informasi yang Saya terima, pada awalnya usaha ini dirintis sekitar tahun 1974-an dengan cara berkeliling dari desa ke desa. Dengan usaha yang gigih, akhirnya ±10 tahun kemudian Pak Tomo sebagai perintisnya mulai menetap disalah satu bangunan yang ada di Jl. Biliton hingga sekarang ini.

Depot sederhana yang terlihat tidak cukup luas ini mampu menampung pembeli hingga 60 pengunjung. Meja kursi yang sederhana itu ditata berhadapan dan saling berseberangan seperti depot atau warung pada umumnya. Sebuah etalase bisa kita temukan di dalamnya, list makanan pun juga terpajang di depan dengan ukuran yang cukup besar. Ada cukup banyak menu khas Jawa Timuran yang bisa kita temukan, tapi gado-gadonya disebut-sebut sebagai menu andalannya.

Seporsi gado-gado terdiri dari irisan lontong, daun selada, kol, tahu, kentang rebus dan telur rebus disajikan dengan saus kacang yang bertekstur cukup lembut. Tak lupa kerupuk dan emping ditaburkan di atasnya sebagai pelengkap. Dari informasi yang kami terima, bumbu kacang ini terbuat dari kacang pilihan yang berasal dari Tuban dengan kualitas nomor satu. Dalam pengolahannya, bumbu kacang ini menggunakan campuran santan sehingga rasanya lebih gurih dan berbeda dengan gado-gado pada umumnya. Dalam sehari, biasanya Pak Sugeng yang kini mengelola usaha ini membutuhkan 4-6 kg kacang tanah untuk membuat saus kacangnya.

Seperti yang Saya katakan sebelumnya, di Depot Pak Tomo ini juga terdapat beberapa menu khas Jawa Timur yang lainnya. Untuk menu tahu campurnya juga disebut-sebut memiliki cita rasa istimewa dengan isian yang tidak jauh berbeda dengan tahu campur pada umumnya. Selain untuk makan di tempat, Depot Pak Tomo ini juga melayani pembelian take-away. Tapi setelah diracik gado-gado sebaiknya langsung dinikmati, karena bumbunya menggunakan campuran santan sehingga tidak bisa tahan terlalu lama. Untuk dapat menikmati seporsi gado-gado ini, kita harus merogoh kocek sebesar 10ribu rupiah dengan porsi yang cukup banyak. Mungkin untuk ukuran gado-gado pada umumnya bisa dibilang cukup mahal, tapi kalau dibandingkan dengan rasanya cukup seimbang.

Menu Utama

Gado-Gado (Rp. 10.000/ porsi)

Photo Gallery