Depot Bandeng – Legen Pak Rasid

Depot Bandeng Legend Pak Rasyid

Depot Bandeng yang satu ini direkomendasikan oleh tante saya, beliau dan staff kantornya gemar menikmati bandeng disini. Berada di dalam sebuah gang tanpa papan petunjuk ataupun plang nama, pasti siapapun yang lewat tidak akan menduga jika rumah kayu bercat hijau ini adalah sebuah depot yang khusus menyediakan Bandeng. Tempat parkir kendaraan roda 4 pun juga tidak tersedia didepan depot, kendaraan harus diparkir di pinggir jalan raya, kemudian masuk ke dalam jalan Veteran  gang XIII no.5 untuk menemukan depot Bandeng-Legen Pak Rasid ini. Berhasil menemukan depot ini membawa sebuah rasa kepuasan tersendiri, apalagi jika sudah mencoba bandeng olahan disini, bisa double puasnya.

Depot bandeng pak Rasid ini berupa rumah kayu yang cukup sederhana, namun membawa rasa kenyamanan tersendiri saat duduk disini, apalagi jika memilih duduk di meja kursi yang ada di teras depan rumah. Ini adalah spot kesukaan saya jika sedang makan disini, menikmati bandeng sambil merasakan semilir angin. Sebenarnya depot ini aslinya adalah sebuah rumah tinggal dari si pemilik yang kemudian disulap menjadi sebuah depot, si pemilik sendiri masih tinggal di tempat ini juga.

Menu yang disajikan disini adalah serba bandeng, seperti bandeng goreng, bandeng bakar, otak-otak dan asem-asem bandeng. Sedangkan minuman yang khas di depot ini adalah legen yang merupakan air dari buah siwalan. Rasa air legen ini cukup segar dan enak, yang baru pertama kali mencobanya mungkin terasa aneh namun sekali mencoba pasti akan ketagihan.

Untuk rasa bandeng gorengnya cukup gurih dan agak sedikit asin, sangat pas kering kulit luarnya namun daging dalamnya tetap empuk dan tidak keras. Sedangkan bandeng bakarnya terasa agak kurang gurih dan kurang asin menurut saya, lebih enak jika dicocol dahulu dengan sambal kecap kacang. Setiap olahan bandeng yang dipesan perlu waktu untuk memasaknya, karena bandeng baru akan diolah jika telah dipesan sehingga saat disajikan bandeng masih fresh dan dalam keadaan hangat. Pengunjung bisa memilih untuk bandeng yang disajikan adalah bandeng berduri atau bandeng tanpa duri. Menurut pemiliknya, bandeng yang masih ada durinya akan terasa lebih gurih dan enak jika dibandingkan yang telah cabut duri, penasaran juga saya untuk mencobanya lain waktu.

Menu Utama

Bandeng goreng (± Rp. 35.000 / ekor) & Legen (½ liter : Rp. 7.000)