Bakwan Mentawai

bakwan mentawai

Kenyang dengan segelas susu murni hangat membuat perut saya diam, namun lidah saya masih terasa gatal pengen nyamil makanan yang tidak terlalu berat. Menu bakwan yang kemudian menjadi pilihan saya untuk memenuhi rasa kepengen nyamil, kebetulan tadi juga sempat tanya ke orang sekitar kalau ada satu warung bakwan yang cukup ternama disini, warung makan bakwan Mentawai. Segera saya langsung meluncur ke TKP di jalan W.R. Supratman.

Tiba di lokasi terlihat sebuah warung makan yang dibangun tepat didepan rumah tinggal pemilik warung. Sebuah warung makan sederhana dengan desain bangunan yang semi terbuka dan terlihat jadul khas warung makan tempo dulu, namun walaupun terlihat kuno saat duduk disana terasa sangat nyaman sekali. Saya pun merasakan hal serupa, ketika duduk di dalam warung ini terasa sangat nyaman dan adem.

Dengan ramah si penjaga warung menanyakan pesanan dan minuman, saya memilih tahu isi, pangsit dan bakso sebagai isian tak ketinggalan es teh manis. Semangkuk bakwan pilihan saya yang disiram kuah panas terhidang di meja, tak sabar saya segera ingin mencicipinya. Tapi sebelumnya siapkan dahulu pendamping bakwan biar makannya tambah nyampleng, ambil piring kecil, beri sambal dan kecap manis diatasnya. Nah ini baru perpaduan yang siip, isian dari bakwan dicocol dahulu ke dalam sambal kecap sebelum digigit. Gimana lidah tidak bergoyang menikmatinya, sudah menjadi rahasia umum jika cara makan yang seperti ini memberikan rasa khas dan sensasi tersendiri. Tahunya terasa lembut dengan kadar isian daging yang pas, pangsitnya juga berasa gurih dagingnya, sedangkan baksonya mantep tidak terlalu banyak campuran tepung. Sekarang seruput kuahnya, hati-hati panas soalnya. Cess… seger banget di tenggorokan, rasa kuahnya gurih, terasa ringan dan tidak terlalu berlemak.

Selesai makan saya sempat ngobrol dengan penjaga warung, ternyata si pemilik warung adalah orang tua dari penjaga warung tersebut. Sudah sejak tahun 1980 warung bakwan ini berdiri, semua bahan isian bakwan disini diolah sendiri oleh si pemilik dengan memperhatikan kualitas bahannya. Dahulu memang bakwan disini menggunakan bahan dasar daging babi, tapi semenjak ada kasus flu babi, daging sapi dipilihnya sebagai pengganti. Sekarang tak perlu khawatir lagi makan disini bagi Anda yang muslim karena semua makanan disini halal.

Menu Utama

Bakwan (Rp. 6.000 – Rp. 14.000)

Photo Gallery