Sudah pernah lancong ke Singaraja? Buat kamu penikmat kuliner dan sedang main-main di daerah yang dijuluki kota pendidikan satu ini, wajib halnya untuk mencoba kuliner bernama Mie Tomcat. Dari namanya aja udah unik bangetkan. Nah ternyata di balik nama Mie Tomcat ini ada ceritanya tersendiri loh. Singkat cerita, nama unik ini diambil pas banget karena pada saat itu sedang terjadi wabah Tomcat. Jadi dari nama Mie Tomcat ini didapat filosofi bahwa seperti halnya orang yang terkena gigitan serangga kecil yang disebut tomcat tersebut rasanya seperti terbakar, dan diharapkan agar orang yang makan di Mie Tomcat akan bisa merasakan kepedasan yang nikmat dari mie yang ditawarkan. Dan inilah yang membuat banyak masyarakat terutama anak muda yang tertarik dan datang berbondong-bondong untuk merasakan pengalaman kuliner di Mie Tomcat.

Kehadiran Mie Tomcat di Bali sudah terhitung sejak 2014 yang hingga kini sudah beroperasi di 2 daerah di Bali yakni Denpasar dan Singaraja. Jadi buat kamu yang tinggal di Singaraja ataupun sedang main-main di Singaraja dan ingin menikmati sensasi mie pedas ala Mie Tomcat. Kamu bisa langsung datang ke Jl. Kecubung, No. 03 Singaraja yang biasanya buka mulai pukul 11.00 am – 22.00 pm dan cabang Denpasar yang terletak di Jl. Gunung Semeru, No 03 Denpasar yang buka pada pukul 16.00 – 23.00 WITA.

Banner 01

 

 

 

Di Mie Tomcat ini pelanggan akan diberikan pilihan tingkat kepedasaan yang dibuat dengan nama-nama yang unik. Yang mana, nama-nama itu diambil dari tingkat atau jenjang pendidikan. Berikut ini adalah tingkat kepedasan yang bisa kamu nikmati di Mie Tomcat. (1) Paud / Playgroup, jadi ini adalah pilihan yang cocok buat yang pingin coba Mie Tomcat tapi gak suka dengan pedas, karena level ini artinya mie tanpa cabai, (2) Playgroup/TK yakni mie yang hadir dengan 1 cabai, (3) SD dengan 5 cabai, (4) SMP dengan 10 cabai, (5) SMA dengan 15 cabai, (6) S1 atau sarjana dengan 20 cabai, (7) Master dengan cabai 25 sampai tingkatan Guru besar dengan 40 cabai dan Rektor dengan 45 cabai. Wihh, mantap banget dah pedesnya.

Mie Tomcat hadir dengan berbagai varian rasa ini ternyata memiliki harga yang cukup terjangkau, mulai dari 10.000 rupiah hingga 15.000 rupiah. Adapun daftar menu dan harga di Mie Tomcat Singaraja yakni :

  1. Mie Topless (Rp 10.000)
  2. Miolok (Rp 10.000)
  3. Mihoyeng (Rp 12.000)
  4. Miamyu (Rp.12.000)
  5. Si Hoyeng (Rp.12.000)
  6. Si Yaki (Rp.12.000)
  7. Si Olok (Rp.12.000)
  8. Segala jenis tambahan topping (Rp 2.000 – Rp 3.000)
  9. Segala jenis Dim Sum Tomcat (Rp 10.000)
  10. Aneka minuman (Rp 4.000 – Rp 14.000)

Selain harga yang ditawarkan aman di kantong, tempat yang disediakan juga sangat nyaman dan cocok untuk dijadikan tempat kumpul anak-anak muda Bali yang ingin hangout dan sangat bersahabat buat pelajar karena bisa nugas dengan FREE WIFI. Jadi tempat kuliner satu ini sangat direkomendasi buat kamu pecinta pedas yang sedang berada di Singaraja dan Denpasar ataupun kawasan sekitarnya.

 

Penulis : Diah Ayu Pusparani

Facebook : diah ayu pusparani

Instagram : diahayupusparani

email : [email protected]

 

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here