Kue kerajang buatan Tangerang ini sangat ramai jelang perayaan Imlek dan Idhul fitri, pasalnya kue keranjang ini hanya di produksi setahun 2 kali, yang sudah di turunkan-turun temurun selama 3 generasi tidak pernah sepi dari pasaran. Apalagi menjelak tahun baru China/Imlek dan hari raya Idhul Fitri. Pabrik kue keranjang Ny.Lauw ini selalu ramai didatangi para pembeli. “kalau ditanya sudah berapa banyak yang memesan saya ngga bisa sebutin angka, tapi yang jelas selalu ada peningkatan dari hari biasa”, ujar Reni pemilik pabrik kue keranjang.

Kue keranjang memiliki nama asli Nian Gao atau Ni-Kwe yang disebut juga kue tahunan karena hanya dibuat setahun sekali pada masa menjelang tahun baru Imlek. Nian Gao, kata Nian sendiri berarti tahun dan Gao berarti kue dan juga terdengar seperti kata tinggi. Oleh sebab itu, kue keranjang sering disusun tinggi atau bertingkat. Makin ke atas makin mengecil kue yang disusun itu, yang memberikan makna peningkatan dalam hal rezeki atau kemakmuran.

Baca Juga :   Bakmi Nyemek Cokroaminoto

Kue ini terbuat dari tepung ketan dan gula, serta mempunyai tekstur yang kenyal dan lengket. Kue keranjang adalah makanan yang khas saat perayaan imlek, karena kue keranjang yang berbentuk bulat dan rasanya yang manis karena sejak dulu di percaya memakan kue keranjang saat perayaan imlek dengan 1 harapan keluarganya menjadi kesatuan yang bulat dan mendapatkan banyak rezeki yang berlimpah. Ciri khas dari kue keranjang Ny. Lauw yaitu cara pengemasannya, karena kue keranjang Ny. Lauw ini masih menggunakan daun untuk pengemasannya.

Banner 02

Popularitas kue keranjang sangat tinggi karena kepercayaan masyarakat Tionghoa bila memakan kue keranjang akan mendapat rezeki yang berlimpah. Rasa dari kue keranjang Ny.Lauw sangat manis dan tekstur dari kue keranjang tersebut sangat lembut dan gurih, pembutannya yang masih terbilang tradisional membuat rasa dari kue keranjang ini memiliki ciri khas sendiri. Tetapi selain membuat kue keranjang saat Imlek dan Idhul fitri kue keranjang nyonya lauw setiap harinya juga membuat dodol biasa dengan varian rasa yang berbeda-beda dari rasa original, wijen, durian, dan cempedak. Harganya pun sama dengan harga kue keranjang.

Baca Juga :   Kupat Tahu Kidul SGM Pak Budi

Cocok banget bagi kalian yang dateng ke Tangerang buat cari oleh-oleh kalau tahun baru China dan Idhul Fitri liburan ke Tangerang jangan lupa sempetin datang untuk beli oleh-oleh khas Tangerang satu ini.

Nah bagi kalian yang mau memesan dan membeli kue keranjang ny.Lauw khas Tangerang ini wajib memesan dari jauh-jauh hari, kalau tidak kalian akan kehabisan nantinya. Tunggu apalagi ayo langsung aja datang ke Jalan Lio Baru/Bouraq Gang SPG No.55 RT01/02, Kampung Sirnagalih, Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Atau tepatnya yang dikenal dekat Pintu Air Tangerang.

Harga Kue Keranjang 1 kg kue keranjang yang berisi 2 diberi harga Rp 45.000/kg. Sedangkan, untuk 1 susun kue keranjang yang beratnya 2 kg (bisa lebih, bisa juga kurang, berat ditimbang setelah disusun) diberi harga Rp 47.000/kg = Net Rp 94.000,-.

 

Penulis: Nikko Dzulfikar Haryadi

Facebook: Nikko Dzulfikar Haryadi

Instagram: dzulfikar_h

E-mail: [email protected]