Bebek Sinjay Madura

Berburu bebek memang cocoknya di kota Pahlawan, tapi jangan berhenti disini saja, bagi para pecinta kuliner bebek sejati sudah wajib dan kudu hukumnya buat mencicipi juga olahan bebek di pulau Madura lebih tepatnya di kota Bangkalan. Di kota ini terdapat satu rumah makan yang namanya sedang naik daun beberapa tahun bekalangan ini, Bebek Sinjay. Untuk menemukan lokasinya tidak terlalu susah karena berada tepat di jalan raya Ketengan no. 45 Bangkalan. Jika dari jembatan Suramadu pilihlah jalan menuju kota Bangkalan atau belok ke kiri setelah keluar jembatan Suramadu, kira-kira sekitar 13 KM. Plang besar disebelah kiri jalan bertuliskan Warung Special Nasi Bebek Sinjay menandakan Saya telah tiba di tempat tujuan, lokasi warung makannya terletak di seberangnya dan untuk parkir mobil ada di belakang dengan melewati sebuah gang kecil tepat disamping warung makan bebek Sinjay.

Bu Musliha adalah pemilik dari warung makan bebek Sinjay ini, sudah sekitar 10 tahun yang lalu beliau mendirikan warung bebek Sinjay. Tidak mengherankan jika sekarang bebek Sinjay sudah cukup ternama karena bu Musliha memang memiliki resep khusus sehingga bebek olahannya benar-benar nikmat. Apalagi semenjak dibukanya jembatan Suramadu, nama bebek Sinjay melanglang hingga keluar pulau Madura. Bahkan setiap hari warung makan bebek Sinjay menyediakan rata-rata 500 ekor bebek buat para pengunjungnya. Warung bebek Sinjay juga terbilang buka cukup pagi yaitu jam setengah 7 dan melayani para pelanggannya hingga pukul 5 sore, namun kadang siang hari sudah habis. Akan lebih bijak jika tiba pagi-pagi untuk menikmati bebek Sinjay karena masih belum terlalu ramai, dan diusahakan jangan pas jam makan siang karena dijamin seluruh meja kursi bakalan full. Satu lagi jangan kemari pada hari Jumat jika Anda tidak ingin kecewa karena menemukan warung bebek Sinjay tutup.

Tiba dilokasi warung bebek Sinjay masih belum terlalu penuh orang, maklum saja Saya tiba cukup pagi yaitu sekitar jam 7 lebih. Celingak-celinguk kanan kiri dulu buat mencari tempat duduk yang pas, “kok mas-mas nya engga nawarin mau pesan apa ya?” pikir Saya. Ternyata untuk memesan seporsi bebek goreng pengunjung diwajibkan antri di kasir, hahhaa ndeso sekali Saya ini.. Setelah memesan dan membayar pesanan Saya, barulah nota pesanan diberikan dan Saya harus segera menyerahkan kepada para karyawan untuk kemudian pesanan disajikan di meja Saya. Ada 2 tempat untuk menyerahkan nota pesanan, yang pertama ada di sebelah kanan atau depan warung untuk pesanan yang dibawa pulang, sedangkan yang untuk makan ditempat berada di sebelah kiri atau belakang warung.

Engga pake menunggu lebih dari 5 menit pesanan Saya tersaji, karena disini bebek selalu ready to eat sebelum dipesan. Bayangkan saja antrian yang akan terjadi jika bebek baru digoreng setelah dipesan, pakai metode ready to eat  aja antrian sudah terjadi. Bebek goreng disajikan bersama dengan nasi hangat plus kremesan dan sambal pencitnya. Saatnya mencoba bebek goreng… Nyam.. daging bebeknya cukup empuk dan tidak alot, apalagi berbau amis bebek. Bebek disini digoreng dengan cukup kering jadi tulang-tulang muda bebek terasa cukup kriuk dan garing. Rasanya cukup gurih dan asinnya pas, jika suka yang lebih asin campurkan kremesan bebek kedalam nasi dijamin rasnya semakin mantab dan gurih banget. Tambahkan pula sambal pencit yang disajikan sebagai pelengkap bebek goreng, pedesnya gila abis, sukses bikin bibir nyonyor…

Sambal pencit yang disajikan agak berbeda dengan sambal pencit yang biasa saya temui, jika biasanya sambal diulek baru diatasnya diberikan potongan mangga muda yang masih segar, disini potongan mangga muda sudah tercampur dengan sambalnya. Kalau menurut pendapat Saya (entah benar atau engga) sambal yang diulek diberikan potongan mangga muda, setelah tercampur rata sambal pencit kemudian dikukus, karena dari penilaian indra perasa Saya sambal pencit disini rasa mangga mudanya tidak terlalu asam dan bentuknya tidak seperti habis dipotong (segar). Totally Saya cuma bisa kasih 4 jempol n’ engga bisa ngomong banyak karena bibir Saya sudah merah kepedasan. Rasa bebek goreng dan pedesnya sambal pencit dijamin bikin ketagihan.

Sika, Januari 2012
Sumber foto : koleksi www.wisatakuliner.com

Menu Utama

nasi bebek goreng (Rp. 13.000)

Photo Galleries